Skip to main content

Usai insiden Trigana Air, penerbangan perintis Papua disorot

Jerome Wirawan, Wartawan BBC Indonesia, 21 Agustus 2015

Melalui sebuah upacara sederhana, empat jenazah dari 54 korban pesawat Trigana Air yang jatuh di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, diserahkan kepada pihak keluarga, Kamis (20/08).

Yan Aragae, setelah menerima jenazah adik kandungnya, Matius Nicolas Aragae, mengatakan insiden jatuhnya Trigana Air harus menjadi sorotan pemerintah.

“Kejadian-kejadian seperti ini sudah sering terjadi dan pemerintah harus berperan aktif menangani masalah penerbangan di pedalaman Papua,” kata Yan.

Menurut Yan, warga Papua memang mengandalkan penerbangan perintis.

“Namun, karena menjadi andalan, sejumlah maskapai kadang-kadang seenaknya saja melanggar aturan keselamatan. Pesawat sering kelebihan muatan,” ujarnya.
Tinjauan ulang
Karena menjadi andalan, sejumlah maskapai kadang-kadang seenaknya saja melanggar aturan keselamatan. Pesawat sering kelebihan muatan.
Yan Aragae
Sebagaimana dikutip sejumlah media, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Panjaitan, mengaku bahwa memang perlu ada tinjauan ulang atau evaluasi terhadap penerbangan perintis di wilayah Papua.
Evaluasi, kata Luhut, akan ditujukan pada standar prosedur operasional dan sistem instrumen pendaratan sehingga jika terjadi kabut pesawat bisa dipandu untuk mendarat.

Luhut mengaku hal itu masih minim di daerah pedalaman Papua.

Namun, Direktur Operasional Trigana Air, Beni Sumaryanto, berharap pemerintah dapat menyediakan infrastruktur yang memadai.

Meskipun ada sejumlah bandara dengan infrastruktur baik, seperti di Jayapura, Timika, Merauke, dan Biak, Beni mengatakan masih banyak bandara di pedalaman Papua yang tidak dilengkapi dengan peralatan mumpuni.
“Bandara-bandara seperti ini yang harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah sehingga memiliki alat navigasi yang memudahkan penerbang, sehingga dapat menekan tingkat kecelakaan,” katanya.
Jalan tengah

Image caption
Warga Papua mengandalkan layanan penerbangan pesawat perintis untuk bepergian ke daerah-daerah pedalaman.

Pengamat penerbangan, Gerry Soejatman, sepakat bahwa layanan penerbangan perintis di Papua harus mendapat perhatian. Dia merujuk bandara-bandara di pedalaman Papua yang terletak di pinggir tebing dan di antara hutan.

Menurutnya, tiada solusi yang gampang mengingat kondisi iklim dan keterbatasan infrastruktur Papua.
“Pemerintah dan maskapai harus mencari jalan tengah untuk menekan jumlah kecelakaan. Pemerintah tidak bisa mengatakan, ‘Saya regulator, Anda harus patuh’. Sedangkan maskapai juga tidak bisa bilang, ‘Saya yang lebih tahu kondisi penerbangan di sini’. Semua harus duduk bersama,” ujarnya.

Berdasarkan Informasi Audit Keselamatan yang dirilis organisasi penerbangan sipil internasional (ICAO), penerapan keselamatan penerbangan di Indonesia masih berada di bawah standar dunia ditinjau dari beragam aspek, temasuk perizinan, operasi, kelaikan terbang, dan layanan navigasi udara.

Comments

Popular posts from this blog

Berlibur ke Singapore Tidak Sulit dan Lebih Cepat dari Jayapura

Sumber Jubi - LIBURAN merupakan kegiatan yang menyenangkan. Anda bisa bepergian mengunjungi berbagai tempat nan menarik. Anda bisa pergi ke berbagai daerah wisata, seperti Yogyakarta, Malang, Bali, atau Bandung. Itulah beberapa daerah yang kerap menjadi tujuan wisatawan untuk berlibur. Namun, saat ini banyak pula wisatawan yang mulai melirik negeri tetangga untuk disinggahi. Alasannya tentu saja ingin merasakan pengalaman berlibur yang berbeda. Selain itu, jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Tanah Air semakin memudahkan masyarakat untuk berkunjung ke negeri tetangga. Saat ini, Singapura, Malaysia, serta Thailand merupakan negara-negara kerap menjadi tempat persinggahan wisatawan untuk berlibur. Berlibur ke luar negeri pun kini terasa lebih mudah. Pasalnya, saat ini banyak penerbangan yang membuka rute-rute favorit, termasuk penerbangan dengan tujuan Singapura. Karena itu, para wisatawan yang hendak berlibur pun kian mudah untuk menyambangi daerah tujuannya. Jika hendak bepergian ke S…

Beli Tiket Pesawat, Akses Airport Lounge Lebih Mudah dengan Diskon 20%

Sekarang kalau pengen liburan enggak perlu takut mahal, karena kamu bisa mendapatkan tiket pesawat harga termurah tujuan ke mana saja. Ambil laptopmu, akses Bukalapak di browser dan cari tiket pesawat sesuai tujuanmu. Membeli tiket pesawat di Bukalapak juga banyak keuntungannya. Selain bisa mendapatkan harga termurah, kamu juga bisa mendapatkan potongan harga 20% untuk akses Airport Lounge. Tentunya dengan keuntungan-keuntungan ini, liburanmu jadi lebih hemat dan juga lebih nyaman. Untuk lebih jelasnya, berikut syarat dan ketentuan promo ini: Periode promo hingga September 2017.Dapatkan diskon 20% akses Airport Lounge untuk setiap pembelian tiket pesawat di Bukalapak.Hanya berlaku di Airport Lounge milik Blue Sky Group: Blue Sky Executive Lounge Bandara Soekarno Hatta (Jakarta), Terminal 1C Bandara Soekarno Hatta (Jakarta), Blue Sky Lounge Bandara Sepinggan (Balikpapan), dan Blue Sky Lounge  Bandara Juwata (Tarakan).Tiket pesawat elektronik Bukalapak dapat ditukar mulai dari 1 (satu) …

Pemerintah Wacanakan Adanya Penerbangan Malam di Bandara Sentani

HarianPapua.com – Demi mengurangi padatnya slot penerbangan di Bandara Klas I Utama Sentani pemerintah lewat Dinas Perhubungan Provinsi Papua membuka wacana penerbangan malam.

Hal tersbeut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Djuli Mambaya yang juga mengatakan bahwa padatnya slot penerbangan di Bandara Sentani menjadi salah satu pemicu mahalnya harga tiket di provinsi paling timur Indonesia tersebut.
“Jadi kami merencanakan pesawat-pesawat kecil bisa terbang di pagi hari sekitar pukul 05.00-07.00 Waktu Indonesia Timur (WIT), di malam hari juga ada penerbangan dari luar Papua ke dalam Papua,”  katanya kepada Antara, Sabtu (20/8).

Dengan adanya penerbangan malam, para maskapai penerbangan menurutnya akan saling berlomba-lomba untuk menjaga tingkat harga tiket di kisaran termurah agar laku di pasaran.

“Bahkan selain penerbangan malam ini, kami juga mendorong kesiapan Bandar Udara Kelas I Utama Sentani untuk melayani penerbangan internasional dari negara teta…